Rabu, 21 April 2010

डरे तो Dream













"You see things, and you say 'why' but I dream things that never were, and I say 'why not?"
(George B. Shaw)



aku adalah salah satu orang yang sangat percaya dengan keajaiban mimpi. bermimpi bukanlah sesuatu yang sulit dilakukan dan kamu bisa mendapatkannya dengan gratis. nggak ada salahnya bermimpi kan? sesuatu yang luar biasa dan berhasil mengubah dunia dimulai dari mimpi. Jangan pernah takut memiliki mimpi besar karena jika kamu percaya bahwa semesta akan menjawab mimpi-mimpi kamu, semua itu akan jadi kenyataan. aku pernah mendengar petuah dari William W. Arthur yang mengatakan bahwa "if you imagine it, you can create it. if you can dream it, you can become it".
liat aja para tokoh besar yang berhasil mengubah dunia dan kita semua menikmatinya, semua berawal dari mimpi, guys. ada nama-nama besar seperti Albert Eistein dengan karya-karya briliannya. ada Alexander Graham Bell yang berhasil menciptakan pesawat telepon yang saat ini kita nikmati untuk bersay hello, semuanya dimulai dengan mimpi. jadi, apa salahnya bermimpi. aku pernah menikmati karya brilian dari seorang penulis berkebangsaan Australia tentang keajaiban mimpi. berikut ini aku kasih bocorannya ya.

Langkah 1
"Apa yang sungguh2 kamu inginkan dalam hidup. apa mimpi kamu, karena setiap orang pasti punya mimpi yang berharap untuk terwujud. Nah, duduk dan tulislah pada secarik kertas. Tuliskan dalam kalimat. kamu mungkin bisa memulai menulis dengan kaat-kata Now, I am so proud and explain what do you want. All of them."

Langkah 2
"Lnkah ke2 yang kudu kamu lakukan adalah percaya. so simple, bukan? Percaya bahwa apa yang kamu minta sudah menjadi milik kamu. jangan takut percaya pada apa yang abstrak atau kasat mata. Kamu bisa memiliki apa yang kamu inginkan dengan menaruhnya di pikiranmu."

Langkah 3
"Langkah ketiga yang kudu kamu perhatikan adalah menerima. Terimalah keinginan itu seakan-akan apa yang kamu inginkan benar-benar sudah menjadi milik kamu. Rasakan kesenangan itu. dan cobalah untuk memejamkan matamu. Visualisasikan jika kamu benar-benar telah memiliki apa yang kamu inginkan itu. Yakini bahwa hal itu tidak mustahil untuk kamu raih. percayalah guys, Nothing is impossible. Misalnya neh, kamu bermimipi pengen punya mobil Limousin yang keren banget itu. Visualisasikan dalam pikiran kamu, kalau kamu benar-benar punya mobil itu. Apa yang akan kamu lakukan dengan mobil itu. kamu akan pergi kemana aja dengan mobil itu. pertahankan perasaan itu dalam pikiran kamu. Dijamin kamu akan senang dengan hal itu. jangan pernah berpikir bahwa mimpi itu, bagaikan pungguk merindukan bulan. percaya bahwa kamu bisa mendapatkannya. Kamu jangan khawatir gimana cara mendapatkan keinginan itu. cukup kamu percaya bahwa kamu bisa mendapatkannya. Karena di dunia ini ada mekanisme yang berjalan. setiap orang berhak punya mimpi. siapapun dia. Jika kamu sudah memiliki rasa percaya itu, keluarlah dari imajinasimu. lalu fokuskan diri pada apa yang sudah kamu syukuri, dan sungguh2 menikmatinya. Kemudian jalani harimu dengan selalu berpikir positif. lepaskan semuanya pada semesta. Serahkan pada Tuhan. karena Tuhan akan selalu punya cara untuk mewujudkan mimpi-mimpimu."
Mengutip kata2 dari Kakekku yang terkenal itu, Albert Einstein. tokoh jenius dunia, dia bilang gini "Imajinasi adalah segalanya. Imajinasi adalah gambar pendahulu dari peristiwa yang akan menjelang."
kamu pikir apa yang bisa membuat Bill Gates menciptakan Microsoft yang kita nikamti sekarang. Semuanya dimulai dari mimpi dan imajinasi. Dia berimajinasi. Dia di Drop out dari Oxford University dan memutuskan untuk berhenti kuliah karena merasa bahwa pendidikan itidak mampu memfasilitasinya untuk mewujudkan mimpi-mimpinya. Pendidikan di Harvard yang terkena ke seantero dunia sebagai kampus lahirnya para tokoh besar, ternyata dianggap Bill Gates tidak mampu memenuhi ambisinya untuk menciptakan Microsoft. Llu kelurlah ia dan mulai bereksperimen dengan imajinasinya untuk menciptakan program Microsoft yang kelak menasbihkannya sebagai orang terkaya dunia. Semuanya berawal dari MIMPI BESAR. so, dare to dream, guys.


Short Story...



pahlawan kesiangan, atau??


Titik-titik embun itu perlahan menguap menandakan hari baru akan segera dimulai. bunyi sepatu para cleaning service yang sejak tadi sibuk mondar-mandir mengepel lantai menjadi pemandangan yang sudah tidak asing lagi kusaksikan setiap pagi.

aku menghirup udara pagi yang sejuk. bertanya dalam hati "kenapa hal ini jarang kulakukan? datang pagi lebih awal?" ia seh, memang ada angin di balik kedatanganku kali ini ke kampus yang jauh lebih cepat dari biasanya. jujur saja yach, aku belum mem-print tugas yang akan ku kumpulkan jam 8 nanti. pasalnay, kiriman Bapak dari Kampung belum datang. maklumlah, tanggal tua. dan kini, aku harus memutar otak agar bisa mem-print tugas tanpa mengeluarkan biaya. he..he...how come?

kenapa aku setiap hari bisa kalah cepat dari para cleaning service atau anak-anak pemulungyang sedari tadi sudah sibuk dengan rutinitasnya?
ada pemandangan tidak lazim yang sering kusaksikan di Kampus ini. bukti nyata bahwa kesenjangan sosial negeri ini sangat akrab denagn mata kita sendiri. Lihatlah, mobil-mobil yang berjejeran di depan kelas itu, kawan. mulai dari honda Jazz, Cherry, sampai BMW. Semuanya seperti berebut untuk pamer dan unjuk gigi. mobil-mobil itu milik mahasiswa, tentunya. yang entah punya sendiri atau pinjam dari orang tua, cuma untuk sekedar pamer. bukan karena aku jealous. oh, bukan sama sekali, kawan. aku hanya sekedar memberi bukti, bahwa di negeriku ini, di satu sisi mobil-mobil mewah berjejeran seperti pameran, sementara di sudut lain, nenek-nenek paruh baya dan anak-anak kecil yang seyogyanya lebih banyak menghabiskan masa kanak mereka dengan bermain, malah dipaksa oleh perut-perut mereka mengorek-ngorek tempat sampah untuk menemukan satu atau dua gelas aqua bekas dari mulut-mulut mahasiswa yang akan disulap menjadi rupiah.

ada fenomena baru lagi kawan. sejak situs jejaring sosial mulai merebak dan meracuni otak generasi bangsa ini, mahasiswa lebih banyak menghabiskan waktu mereka di depan warnet untuk mempelototi laptop cuma untuk sekedar ber-say hello dengan teman-teman dari dunai maya mereka yang menurutku tidak begitu penting. bahkan tak jarang handphone muali beralih fungsi jadi tempat online, dimana saja, termasuk saat dosen sedang menjelaskan. bukankah itu fenomena miris, kawan. di satu sisi berapa rupiah yang mengalir dari kantong mereka untuk membeli pulsa. dalam sehari untuk online. faktanya, salah satu temanku mengaku bisa menghabiskan pulsa 20 ribu perhari untuk sekedar online tidask jelas juntrungannya. padahal di sisi lain, lihatlah kawan nenek-nenek dan anak kecil yang mengais-ngais temapt sampah sepagi ini. paling berapa pendapatan mereka sehari? paling banter cuma 5 ribu rupiah.

salah satu kata-kata Favorit yang berhasil kuabadikan dari buku yang pernah kubaca, bunyinya seperti ini:
ya, berhubung karena aku cinta mati sama Jerman, makanya kata-katanya juga pake Bahasa Jerman dong. ya, isinya kurang lebih begini, "der Philosophen haben die Welt nur verschieden interpretiert, es kommt darauf an, Sie zu verandern." katanya neh, para filsuf itu hanya sekedar menafsirkan dunia menurut pandangan mereka, padahal yang terpenting adalah mengubahnya, begitu katanya. jadi selama ini hanya seperberapa persen dari milyaran penduduk dunia yang berhasil mengubah dunia menjadi lebih baik. bahkan para filsuf aja nggak bisa kan? apa aku bisa menerobos sedikit dari orang-orang yang berhasil mengubah dunia. hoffentlich.
Diposkan oleh konigen Rara_trist3 di 20:40